Tuesday, January 5, 2016

PENDAP (Traditional Food-Krui, Lampung Barat, dan Bengkulu)

  Tuesday, January 5, 2016

PENDAP (Traditional Food-Krui, Lampung Barat, dan Bengkulu), adalah makanan/masakan khas tradisional Krui, Lampung Barat, dan Bengkulu, yang berakar sejak jaman nenek moyang, purbakala. Namun kini  Pandap/babutuk mulai meredup, mulai tidak popular lagi, kalah bersaing dengan makanan-makanan modern yang banyak dijual di restoran dan mini market.

PENDAP (Traditional Food-Krui, Lampung Barat, dan Bengkulu)

Kalau dahulu banyak penjaja  Pandap/babutuk keliling setiap hari, masih ada,tapi tidak sebanyak seperti dahulu,kini sudah jarang. 


Makanan ini sekarang sudah agak sulit dicari, kendati belum tergolong langka. Jangan berharap Anda akan menemui makanan ini di restoran ataupun warung-warung masakan padang,harus warung-warung masakan Bengkulu.

Pendap sering sekali menjadi makanan favorit para wisatawan dari dalam sumatera maupun dari luar sumatera, seperti wisatawan yang berasal dari Lubuk Linggau, Jakarta, dan lampung, sering kali para pelancong wisata memburu pendap hanya untuk dijadikan sebagai oleh-oleh saat pulang ke daerah asal mereka. Pendap juga sudah melanglang jagad, seperti  Malaysia dan Belgia.
Pendap merupakan salah satu makanan khas yang dikenal hampir sebagian besar masyarakat tiap kabupaten di Provinsi Bengkulu, apalagi jenis makanan ini pernah menjadi tema salah satu lagu yang dirilis dalam album lagu daerah Bengkulu sekitar tahun 1990-an.

Ternyata  Makanan favorit presiden RI pertama kita itu pendap(ikan pais) memang terbilang unik,tapi Seperti yang dikutip dari beberapa sumber,ikan pais (pendap) memang merupakan makanan favorit Soekarno selama menjalani masa pengasingan di Bengkulu sejak 1938 hingga 1942.  

Pendap memiliki rasa pedas dan gurih. Pendap dijadikan lauk makan nasi yang bisa meningkatkan selera makan seseorang.  disajikan dengan nasi putih paneh-paneh ulam kek jering mudo.menjadi makanan yang " LEMAK RASONYO.." seperti lagu daerah Bengkulu IKAN PAIS(pendap).
wah mesti coba ikan pais (pendap) ada cara makan biar nikmat....caranya makan pendap pake nasi hangat ulam dengan jengkol muda, dibawah pohon waktu siang2, di hembuskan semilir angin,,,,,hmmmm nikmat, selesai makan memandang pantai panjang yang ada di bengkulu, di temani saudara2 sepupu dan orang tua,,,,yang pastinya "LEMAK RASONYO"

Ikan Pais (Pendap) Cukup banyak dijual di Rumah Makan Bengkulu di Jl. Kapt Tendean Km 6 Bengkulu , pasar tradisional dan ada pula yang berjualan berkeliling, Dengan harga relatif murah, Rp. 10.000 - 15.000 per bungkus .

Bahan Mmebuat Pendap:

  • 4 ekor (400 gram) ikan kembung, dicuci bersih
  • 2 batang daun bawang, dipotong 1/2 cm
  • 1 tangkai daun seledri, diiris kasar
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 3 buah asam kandis
  • 5 lembar daun mangkukan, diiris kasar
  • 100 gram kelapa parut kasar, disangrai
  • 300 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis daun pisang untuk membungkus

Bumbu Yang dihaluskan:

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri, disangrai
  • 6 buah cabai merah
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit, dibakar

Cara membuat pendap bengkulu:

1. Siapkan daun mangkukan selanjutnya remas-remas dengan 1/2 sendok teh garam. Cuci bersih. Tiriskan.
2. Lumuri ikan kembung dengan setengah bagian bumbu halus. Bungkus seperti pepes. Kukus 30 menit sampai matang.
3. Setelah matang, buka pepes. Letakkan di atas piring. Sisihkan.
4. Panaskan minyak. Tumis sisa bumbu halus sampai harum.
5. Tambahkan daun bawang, daun seledri, lengkuas, serai, asam kandis, dan daun mangkukan. Aduk sampai layu.
6. Tambahkan kelapa parut. Aduk rata.
7. Masukkan santan, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai matang dan kuah kental.
8. Siram ke atas ikan kembung


No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan komentar